Wednesday, March 7, 2012

Metodologi Pembelajaran al-Qur'an

METODOLOGI PEMBELAJARAN Al-QUR’AN (MPA)
1. Pengertian Metodologi Pembelajaran Al-Qur’an
Metodologi Pembelajaran Al-Qur’an adalah ilmu tentang metode sementara metode berarti cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan uatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukaan, berdasarkan itemologi tersebut. Metodologi pembelajaraan Al-Qur’qn adalah ilmu yang membahas mengenai cara kerja yang bersistem dalam rangka memudahkan pelaksanaan dan penerapan pembelajaraan Al-Qur’an guna mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan dan ditentuka. Dalam pengertian ini metodologi pembelajaran Al-Qur’an merupakan satu cabang ilmu dalam rangka mengajar atau pembelajaraan.
Ilmu yang membicarakan tentang mengajar disebut didaktik dimana kegiatan mengajar peran guru tidak hanya menanamkan pengetahuan dan kecakapan kepada pelajar tetapi juga mendorong terjadinya proses belajar. Oleh sebab itu dedaktik adalah ilmu yang membahas tentang kegiataan proses mengajar yang menimbulkan proses belajar.
2. Ruang Lingkup Pendidikan Agama Islam

1 Tauhid/keimanan
2 Syariah
3 Ibadah
4 Al-Qur’an
5 As-Sunnah
6 Akhlak
7 Mu’amalah
8 Tarikh Islam


3. Ruang Lingkup Metodologi Pembelajaraan Al-Qur’an
a. Tujuan
Ruang lingkup MPA akan tercermin pada komponen-komponen pengajaraan atau komponen penerapan metode pengajaraan yang satu sama lain saling berkaitaan, komponen-komponen pengajaran sekaligus menjadi bagian dalam rangka MPA meliputi pertanyaan kemana pembelajaraan diarahkan
b. Materi, Apa yang diberikan dalam proses pengajaraan.
c. Metode, Bagaimana melaksanaakan dan menerapkannya agar berhasil dengan baik
d. Media Sarana Dan Prasarana
Hal-hal yang dapat membantu, memperlancar dan mengefektifkan PBM dalam rangka mencapai tujuan
e. Evaluasi
Bagaimana mengetahui hasil atau tingkat hasil yang dicapai dalam PBM memenuhi tujuan yang diinginkan).
4. Ruang lingkup cara megajarkan Al-Qur’an
a. Tujuan
b. Materi
c. Metode
d. Alat
e. Evaluasi
5. Faktor-faktor banyaknya penyebab menyebabkan banyaknya Metode Pembelajaran Al-Qur’an
a. Keinginan pencapaian tujuan yang lebih efektif
b. Kenyatan problem dalam pembelajaraan
c. Adanya kelemahan metode satu sama lain
d. Adanya kebosanan dan kurangnya minat anak
e. Adanya kelemahaan dalam mencapai tujuan
f. Kondisi-kondisi umumnya ada di masyarakat
g. Kondisi sarana prasarana yang dimiliki
6. Dasar-dasar Pendidikan Agama Islam
a. Dasar Al-Qur’an dan sunah
b. Dasar hukum atau yuridis
1. landasan ideal
2. dasar struktural/UUD
3. profesional
c. Dasar religius
d. Dasar pedagogik
e. Dasar psikologis
7. Dasar-dasar Penerapan Metodologi
a. Dasar keilmuan
b. Dasar sejarah
c. Dasar filosofis
d. Dasar faedagogik
e. Dasar fisikologis
f. Dasar pembelajaraan
8. Hakikat Pengertian Belajar
a. Hakikat belajar
• Proses pengenalan dan pemahaman
• Proses penerimaan dan pelatihan
• Proses perbuatan yang membuat perubahan
• Proses perbuatan yang melahirkan kecakapan
b. Perbuataan belajar
• Proses mengenal
• Proses mengetahui
• Proses memahami
• Proses apresiasi
• Proses melakukan
• Proses internalisasi
• Proses membina kemampuan
c. Bentuk-bentuk belajar
• Belajar tanda (sigmah learning) sitimulus respon
• Belajar member reaksi
• Belajar membentuk rangkaian
• Belajar asosiasi (menghubungkan) verbal
• Belajar membedakan hal yang majjemuk atau yang bermacam-macam
• Belajar konsep atau suatu pemikiraan
• Belajar kaidah
• Belajar memecahkan masalah
• Belajar melakukan perbuataan
1. Belajar tanda
• Sitimulus respon
• Latihan terus menerus
• Manpaat respon
2. Belajar berantai
• Mata rantai berurutan
• Menghapal dan mengasosiasikan
• Mempelajari mata rantai

3. Belajar membedakan ganda
• Mengenal krakteristiks
• Membedakan satu sama lain
• Memahami berbagai problem
4. Belajar konsep
• Memahami suatu konsep
• Membedakan suatu konsep
• Membuat generalisasi
5. Belajar asosiasi
• Menghubungkan antara sesuatu
• Memahami makna sesuatu
6. Belajar perinsip
• Rangkayan perinsip
• Ada prinsip-prinsip belajar
• Mengingat konsep
• Menghubungkan dan merangkai konsep
9. Prinsip-prinsip Belajar
a. Pengalaman
b. Motivasi
c. Minat
d. Konsentrasi
e. Kesadaraan
f. Reaksi
g. Organisasi atau mengorganisir berbagai pengalaman
h. Pengertian
i. Ulangan
j. Latihan
10. Metode-metode Pengajaran Agama Ialam (Al-Qur’an)
a. Ceramah
b. Tanya jawab
c. Diskusi
d. Penugasaan
e. Demonstrasi
f. Latihaan
g. Kerja kelompok
h. Praktek
11. Hakikat Mengajar
a. Model pengajaran pembelajaraan
 Pengajaran yang beracuan prosedur
 Pengajaran yang bertujuan
 Pengajaraan yang beracuan kepada aktivitas
 Pengajaran yang beracuan bertujuan dan aktivitas
b. Komponen-komponen pengajaraan
 Tujuan
 Materi
 Metode
 Alat-alat pendukung
 Evaluasi
c. hasil belajar
1. Manifestasi hasil belajar artinya adalah suatu bukti dalah hasil belajar
 Kebiasaan
 Kecakapan
 Pengamatan
 berpikir asosiatip dan daya tahan
 berpikir rasional (kritis)
 sikap positip
 inhibisi (cegah diri) mengendali
 apresiasi (menghargai)
 tingkah laku efektip
2. Tipe hasil belajar
a. Segi Kognitif
 pengetahuan
 pemahaman
 penerapan
 analisis
 sintesis
 evaluasi
b. Segi Afektif
 memperhatikan
 merespon
 menghayati
 nilai
 menerima
 mengorganisasikan
c. Segi Psikomotorik
 persepsi
 kesiapan
 gerakan atau terbimbing
 gerakan terbiasa
 gerakan konpleks
3. Komunikasi Pembelajaran
a. komunikasi satu arah
b. komunikasi dua arah
c. komunikasi banyak arah



12. Pertimbangan dalam menetapkan metode mengajar
a. tujuan yang hendak dicapai contohnya: apakah menekankannya pada menulis maka ditekankan pada menulis
b. keadaan pelajar (anak)
c. bahan pengajaran (pembelajaran)
d. situasi belajar mengajar
e. fasilitas
f. guru
13. Metode-metode yang Dominan dalam Pembelajaraan Al-Qur’an
1. Metode dasar dalam pengajaran Al-Qur’an ada 4
a. At-Tarikah tarkibiah (metode sinterik)
b. Thariqat shautiyyah (metode bunyi)
c. Thareqah mumaqat atau musapahah (metode meniru)
d. tarekat jamiah (atau metode campuran)

14. kedudukan guru dalam pengajaran atau pembelajaran
a. Guru sebagai administrasi
b. Guru sebagai pendidik
c. Guru sebagai pengajar
d. Guru sebagai fasilitator actor pembelajaraan
e. Guru sebagai menejer kelas dan pembelajaraan
f. Guru sebagai pembimbing
g. Guru sebagai pengawas dan pengelola proses
15. Faktor yang mempengaruhi kualitas pembelajaraan
a. Sistem pengelolaan
b. Tenaga pengajar
c. Keadaan murid
d. Fasilitas
e. Ukuran kelas
f. Suasana kelas
g. Pengelolaan kelas
h. Pengawasan
16. Prinsip-prinsip Pembelajaraan
a. Motivasi
b. Kooperasi
c. Kompetesi (persangingan yang baik)
d. Korelasi (menghubungkan pelajaraan dengan pengalamaan)
e. Integrasi (satu kesatuan)
f. Aplikasi (menerapkan)
g. Transpormasi (perubahaan)
h. Internalisasi (menanamkan nilai-nilai)
i. Individualitas (mengajarkan secara individu)
j. Efesiensi
k. Efektifitas
17. Beberapa Bentuk/Metode/sarana/bahan cara cepat belajar baca tulis Al-Qur’an
a. Belajar Al-Qur’an metode iqro
b. Belajar Al-Qur’an metode Al-Barqi
c. Belajar Al-Qur’an metode Al-Banjari
d. Belajar Al-Qur’an metode Sas
e. Belajar Al-Qur’an metode tombak alam
f. Belajar Al-Qur’an metode kiraati
g. Belajar Al-Qur’an metode hata’iyah
18. Metode Belajar Mengajar Pada TK/TPA
a. Metode motivatif atau CBSA
b. Metode hapalan atau bacaan
c. Metode peragaan
d. Metode ceramah
e. Metode bercerita
f. Metode Demonstratip
g. Metode diskusi
h. Metode Tanya jawab
i. Metode latihan
j. Metode karyawisata
k. Metode bermain peran

19. Metode Iqro Dalam Pelajaran Al-Qur’an
a. Makna/definisi adalah suatu cara atau metode cepat pembelajaran Al-Qur’an dengan pendekatan yang lebih menekankan kepada kemampuan membaca hurup, kata, kelimat sampai bacaan Al-Qur’an.
b. Prinsip-prinsipnya
 Prinsip bacaan langsung
 Prinsip CBSA atau keaktipan
 Prinsip pripat klasikal ( perorangan)
 Prinsip modul
 Prinsip asistensi
 Prinsip praktis
 Prinsip sistimatis
 Prinsip variatif
 Prinsip komunikatif
 Prinsip fleksibel
c. Dasar-dasar Pembelajaraan
 Guru atau ustadz atau ustazah
 Sarana dan fasilitas
 Lingkungan atau suasana
 Metode
20. Pembelajaran Iqro
Iqro adalah metode pembelajaran Al-Qur’an bentuk syaufiyah yang dirancang untuk anak sekolah yang bentuk pengajaranya dimulai dari jilid 1-6.
Metode iqro adalah metode pengajaran Al-Qur’an yang didalamnya mengandung metode campuran dengan mengedepankan prinsip-prinsip pembelajaraan yang dipandang lebih afektif dan efisien dalam pembelajaraan al-Qur’an didalamnya mengandung metode pengenalaan hurup dan tanda baca, pengenalan bunyi serta susunan kata dan kalimat yang harus dipahami dan dibaca serta dikembangkan lebih jauh kepada kata, kalimat dan bacaan yang lebih rumit disertai pemahaman prinsip-prinsip tajwid yang harus diperhatikan.
a. Prinsip dan Keistimewaan Metode Iqro
1. Isi kandungan buku iqro
a. Isi kandungan jilid satu
 Pengenalan baris fathah
 Pengenalan biunyi hurub dari alif dan ya
 Pengenalan huruf yanghampir sama mahradnya
b. Isi kandungan jilid dua
 Pengenalan hurup sambung
 Pengenalantanda panjang fathah
c. Isi kandungan iqro jilid tiga
 Pengenalan baris kasroh
 Pengenalan tanda panjang kasroh
 Tanda panjang kasroh dengan ya
 Kasroh berdiri
 Kasroh berdiri ada hurup ya
 Pengenalan baris dhomah
 Pengenalan dengan tanda panjang dhomah
 Ada alif didepan
 Dhhomah terbalik
d. Isi kandungan jilit empat
 Pengenalan baris tanwin
 Pengenalan fathah tanwin
 Kasroh tain
 Dhomah tain
 Pengenalan bacaan mutlak
 Pengenalan bunyi mim sukun
 Pengenalan bunyi nun sukun
 Qalqalah (memantul)
 Perbedaan bunyi hamjah sukun, mim sukun, kaf sukun, qof sukun.
21. Pola Pembelajaran baca tulis Al-Qur’an
a. Makna pola pembelajaran
Baca tulis membaca, bentuk atau sistem atau model baca tulis Al-Qur’an.
b. Prinsip dasar pola pembelajaran membaca
 Pengenalan umum kitab membaca Al-Qur’an
 Pemahaman umum tentang nilai-nilai keutamaan baca tulis Al-Qur’an
 Pengenalan, pemahaman dan pelatihan membaca, huruf-huruf Al-Qur’an
 Pengenalan, pemahaman dan pelatihan membaca huruf al-Qur’an dengan baris-barisnya
 Pengenalan, pemahaman dan pelatihan membaca huruf al-Qur’an dengan rangkaian huruf dan barisnya
 Pengenalan, pemahaman dan pelatihan membaca huruf al-Qur’an dengan suku kata, kalimat-kalimat Al-Qur’an
 Pengenalan, pemahaman dan pelatihan membaca huruf al-Qur’an dengan panjang pendek
 Dengan ilmu tajwid Al-Qur’an
c. Prinsip dasar pola pembelajaran materi Al-Qur’an
 Pengenalan, pemahaman dan pelatihan dasar-dasar cara menulis hurup
 Pengenalan cara merangkai barisnya
 Pengenalan cara merangkai suku katanya
 Pengenalan cara menulis dengan dengan benar
 Pengenalan data kata dan kalimat
 Pengenalan cara menulis dalam berbagai pengaturan didalam penulisan Al-Qur’an

d. Media dalam pembelajaraan Al-Qur’an
1. Makna media pembelajaran Al-Qur’an
Media pembelajaran Al-Qur’an adalah sesuatu yang dapat membantu memperlancar dan mempermudah pembelajaran Al-Qur’an.
2. Beberapa media pembelajaran Al-Qur’an
• Ruangan/sarana pendidikan
• Fasilitas pembelajaran
• Media-media pada umumnya, (meja, buku dan lain-lain)
• Media-media khusus dalam mempermudah (Gambar-gambar tentang hurup-hurup Al-Qur’an, dll)
• Buku-buku pembelajaraan Al-Qur’an
• Alat-alat pembelajaran lainnya
• Metode dan teknik guru dalam membelajarkan anak
• Buku-buku tajwid
• Al-Qur’an
3. Kurikulum pembelajaraan Al-Qur’an
a. Kurikulum pembelajaraan Al-Qur’an adalah sejumlah pengalaman, kegiatan, kemampuan, proses yang mesti di capai anak
b. Bentuk kurikulum
Tujuan, uraian, dan metode
c. Prinsip dan arah capaian
• Prinsip efektivitas
• Perinsip efesien (waktu)
• Prinsip relevansi (sesuai kemampuan anak)
• Prinsip fleksibilitas (menyesuaikan)
• Prinsip kuntinuitas
• Prinsip kompetensi
• Prinsip klasikal
• Prinsip individualitas
d. Arah capaian kurikulum pembelajaraan Al-Qur’an
• Sangat dasar (pemula)
• Dasar (sudah biasa)
• Lanjutan (Al-Qur’an)
4. Syarat-syarat Pendidik/Muslim
• Beriman, bertakwa, berakhlak, berkepribadian (integral), ikhlas, cakap, bertanggung jawab, keteladanan, punya kompetensi keilmuan, punya kompetensi keguruan, punya kompetensi social (kerjasama).
5. Pendekatan pembelajaran TK/TPA
• Belajar sambil bermain
• Bermain sambil belajar
• Kombinasi antara bermain dengan belajar atau belajar sambil bermain sesuai filosofi “Taman”.
• Menggunakan beberapa objek dan lingkungan
• Pembelajaran konseptual dengan makna
• Pembelajaran mengkonstruksi pengalaman.

Reaksi:
Emoticon Ini Tidak Untuk Komentar Lewat Facebook.Copas Kode Pada Komentar Mu....
:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i:
:j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q: :r:
:s: :t: :u: :v: :w: :x: :y: :z: :ab:
Previous Post Next Post Home
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment

Mohon maaf apabila terdapat komentar yang sesuai kriteria di bawah ini akan dihapus, demi kenyamanan bersama

1. Komentar berbau pornografi, sara, dan menyinggung.
2. Mencantumkan link hidup.
3. Mengandung SPAM.
4. Mempromosikan Iklan.

Terima kasih atas perhatiannya.